Kamis, 4 Juni 2026
Kamis, 4 Juni 2026

Sembilan Langkah Percepatan Pertumbuhan Ekonomi

PANGKEP – Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) melalui Bappelitbangda menggelar High Level Meeting (HLM) membahas percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, Kamis (9/10/2025), di Ruang Rapat Wakil Bupati. Kegiatan ini melibatkan pemangku kepentingan dari pemerintah pusat, daerah, dan sektor swasta, serta menetapkan target peningkatan pertumbuhan ekonomi Pangkep periode 2024–2030 dari 5,00 persen menjadi 6,62 persen.

Wakil Bupati Pangkep, H. Abd Rahman Assegaf, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen sebagaimana diamanatkan dalam Perpres Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025–2029.

“Pertumbuhan ekonomi adalah indikator keberhasilan pembangunan secara keseluruhan. Untuk mencapai target nasional 8 persen, kita harus bersinergi dengan pemerintah pusat dan mengambil langkah-langkah konkret di daerah,” tegasnya.

Tindak lanjutnya, Bappelitbangda menetapkan sembilan langkah percepatan, di antaranya percepatan realisasi APBD, penanaman modal, proyek infrastruktur, pengendalian harga bahan pokok, pencegahan ekspor-impor ilegal, perluasan lapangan kerja, peningkatan produktivitas sektor pertanian, perkebunan dan perikanan, peningkatan output industri, serta kemudahan perizinan usaha.

Kepala Bappelitbangda, Iman Takbir, menjelaskan bahwa percepatan pertumbuhan ekonomi menjadi fokus pengawasan pemerintah pusat.

“Target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen menjadi konsentrasi seluruh pemerintah daerah. Kita berharap daerah bisa memberikan kontribusi maksimal dengan menerapkan langkah-langkah konkret,” jelasnya.

Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi Pangkep tahun 2025 diproyeksikan mencapai 7 persen meski dalam RPJMD masih ditargetkan 6,5 persen.

“Alhamdulillah, tahun 2025 pertumbuhan ekonomi kita akan menuju angka 7 persen. Meski kita masih menargetkan angka 6,5 ​​​​persen dalam RPJMD. Kita berharap, dengan kondisi dan kegiatan yang mendukung pertumbuhan ekonomi, mudah-mudahan bisa mencapai 7 persen,” terangnya.

Sektor industri, pertanian, dan perikanan tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Pangkep.