Sabtu, 25 Juli 2026
Sabtu, 25 Juli 2026

288 Siswa Baru SMAN 11 Pangkep Ikuti MPLS Ramah, Wabup Tekankan Pendidikan Berkarakter

PANGKEP — Sebanyak 288 peserta didik baru SMA Negeri 11 Pangkep mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Wakil Bupati Pangkep, Abdul Rahman Assagaf, di SMA Negeri 11 Pangkep, Senin (13/7/2026).

Dalam berbagai hal, Wakil Bupati Abdul Rahman Assagaf memberikan motivasi kepada para peserta didik baru agar menjadikan hari pertama masuk sekolah sebagai awal membangun masa depan.

“Hari pertama masuk sekolah adalah hari pertama kalian menyongsong masa depan, hari ini hari pertama kalian mengenakan seragam putih abu-abu,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pangkep terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan sebagai investasi untuk mencetak generasi penerus daerah dan bangsa.

“Pemda Pangkep berkomitmen mendukung dunia pendidikan, karena kalian adalah masa depan daerah dan bangsa. Terus belajar dengan giat, jaga nama baik sekolah dan orang tua, serta jadilah generasi yang berkarakter dan beretika,” katanya.

Wakil Bupati juga mengapresiasi para guru yang melaksanakan MPLS dengan pendekatan yang edukatif, ramah, dan bebas dari praktik perpeloncoan.

"Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasinya kepada guru-guru dengan pola pengenalan yang mendidik tanpa perpeloncoan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPT SMA Negeri 11 Pangkep, Abdul Rasyid, menjelaskan bahwa MPLS bertujuan membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah, program pembelajaran, tenaga pendidik, serta membangun interaksi dengan warga sekolah.

“Tujuannya untuk mengenal program sekolah, agar mereka bisa berbaur dengan siswa yang lama, mengenal guru, dan mereka bisa memahami filosofi dan prinsip belajar di SMA Negeri 11 Pangkep,” tuturnya.

Ia menyampaikan, pada tahun ajaran 2026/2027, SMA Negeri 11 Pangkep menerima 288 peserta didik baru melalui jalur domisili, afirmasi, pengobatan, serta jalur prestasi akademik maupun nonakademik.

“Penerimaan dilakukan melalui jalur domisili, afirmasi, perpindahan tugas orang tua, serta jalur prestasi akademik, nonakademik, kepemimpinan, dan keagamaan,” jelasnya.

Ketua MPLS SMA Negeri 11 Pangkep, Sukmawati, mengatakan kegiatan MPLS Ramah berlangsung selama lima hari sesuai petunjuk teknis Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.

Selama pelaksanaan, peserta didik mengikuti berbagai kegiatan seperti pagi ceria, pengenalan lingkungan sekolah, serta materi pilihan, termasuk bela negara yang menghadirkan narasumber dari Kodim.

Menurutnya, konsep MPLS Ramah menitikberatkan pada kegiatan yang edukatif, menyenangkan, inklusif, serta bebas dari segala bentuk perpeloncoan agar peserta didik merasa nyaman selama mengikuti masa pengenalan sekolah.

“MPLS Ramah itu artinya pelaksanaannya tidak ada perpeloncoan. Jadi kita berikan bagaimana siswa baru itu bisa nyaman mengikuti kegiatan, dan semua kegiatan itu bersifat edukatif. Itu yang kita tekankan, tidak boleh ada kegiatan yang tidak bersifat edukatif,”* menutupnya.