Kamis, 4 Juni 2026
Kamis, 4 Juni 2026

Perkuat Akses Kesehatan di Kepulauan, Pemkab Pangkep Sambut Tim Dokter Spesialis Program PKB

PANGKEP — Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menerima kunjungan tim dokter spesialis dalam rangka pelaksanaan Program Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB), sebagai langkah strategi memperkuat akses layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

Penerimaan tim berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati Pangkep, Senin (4/8/2025), disambut langsung oleh Wakil Bupati Pangkep H. Abd Rahman Assagaf, Kepala Dinas Kesehatan Hj. Herlina, serta jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Hj. Herlina menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Daerah Pangkep, sebagai tindak lanjut dari usulan kebutuhan pelayanan spesialis kesehatan di wilayah kepulauan yang sebelumnya sulit dijangkau.

“Program PKB ini merupakan tanggapan positif dari Bapak Gubernur terhadap usulan kami terkait keterbatasan layanan dokter spesialis di daerah kepulauan,” ujarnya.

Empat dokter spesialis diterjunkan dalam kegiatan ini, yakni spesialis kebidanan dan kandungan (obgyn), anak, penyakit dalam, dan gigi. Mereka akan didampingi oleh dokter umum, petugas Puskesmas, bidan, perawat, tenaga farmasi, dan laboran.

Pelayanan kesehatan ini akan menyasar empat pulau di Pangkep: Pulau Sabutung, Karanrang, Laiya, dan Samatellu. Pelaksanaan berlangsung selama 4 hingga 10 Agustus 2025, dalam empat putaran.

“Kami sudah menginformasikan kepada para kepala desa dan camat agar menyosialisasikan kepada masyarakat. Ini kesempatan emas, manfaatkan sebaik-baiknya,” tambah Herlina.

Jenis layanan yang diberikan sesuai dengan bidang masing-masing dokter spesialis, seperti pemeriksaan anak-anak oleh spesialis anak, layanan ibu hamil oleh obgyn, penanganan penyakit dalam, serta perawatan gigi yang umum dikeluhkan masyarakat.

Herlina juga menyampaikan harapan agar program ini bisa menjadi agenda rutin tahunan, mengingat tantangan geografis dan luasnya mencakup wilayah kepulauan.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Kesehatan akan menyusun laporan kondisi kesehatan masyarakat pulau yang dilayani, termasuk mencatat kebutuhan mendasar lainnya, seperti ketersediaan air bersih.

“Pak Gubernur juga berpesan agar turut mencermati kebutuhan lainnya seperti air bersih. Kami berharap ada perhatian lanjutan dari pemerintah provinsi untuk meningkatkan layanan di wilayah kepulauan,” tutupnya.