Pemerintah Kabupaten Pangkep mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus mengendalikan inflasi daerah menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yaitu Rabu dan Kamis, di Pelataran Stadion Andi Mappe.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pangkep, H. Abd Haris, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah ini merupakan hasil kerja sama dengan Bulog dan pelaku UMKM guna mengantisipasi harga bahan pokok menjelang Ramadhan.
“Kami bekerja sama dengan Bulog serta beberapa UMKM di Kabupaten Pangkep untuk memastikan masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ujar Haris.
Berbagai komoditas yang tersedia di pasar murah ini antara lain:
✅ Beras medium: Rp 60.000/5 kg (dengan batas maksimal pembelian 10 kg/orang)
✅ Minyak goreng: Rp 15.000/L (maksimal 2 liter/orang)
✅ Gula Pasir: Rp 17.500/kg
✅ Bawang merah: Rp 28.000/kg
✅ Bawang putih : Rp 20.000/0,5 kg
✅ Asam: Rp 13.000/0,5 kg
Haris menambahkan bahwa beras yang dijual dalam kegiatan ini merupakan beras lokal produksi Kabupaten Pangkep, sementara beras SPHP dari Bulog belum tersedia untuk saat ini.
Dengan adanya Gerakan Pangan Murah, diharapkan masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih stabil, sehingga daya beli tetap terjaga menjelang bulan suci Ramadhan.