Pangkep – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) dalam memajukan dunia pendidikan kembali terbukti. Bupati Pangkep, H. Muhammad Yusran Lalogau (MYL), membagikan seragam sekolah gratis kepada siswa tingkat baru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), bertepatan dengan dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026, Senin (14/7/2025).
Penyerahan simbolis dilakukan di dua lokasi, yakni SDN 33 Jollo dan SMPN 5 Satap Bungoro. Dalam kesempatan tersebut, Bupati MYL menyerahkan langsung 40 paket seragam sekolah kepada siswa baru, didampingi Ketua TP PKK Pangkep, Kepala Dinas Pendidikan, Anggota DPRD, dan Kepala Desa Bulu Cindea.
Secara keseluruhan, sebanyak 6.203 paket seragam untuk siswa SD sederajat dan 5.895 paket seragam untuk siswa SMP sederajat disalurkan ke seluruh wilayah Kabupaten Pangkep. Paket seragam yang diberikan terdiri atas empat jenis, yaitu: seragam OSIS, seragam batik, pakaian olah raga, dan pakaian pramuka.
“Hari ini, melalui program penyerahan seragam sekolah gratis, kami ingin menunjukkan bahwa pendidikan adalah prioritas. Setiap anak layak mendapat dukungan yang setara untuk belajar dan berkembang,” ujar Bupati MYL di hadapan para guru dan orang tua siswa.
Lebih lanjut, MYL menekankan bahwa seragam sekolah bukan sekedar pakaian, melainkan simbol kesetaraan dan kepedulian sosial.
“Seragam ini bukan sekedar kain berwarna, tapi melambangkan kesetaraan, semangat, dan kepedulian sosial,” tambahnya.
Kepala Dinas Pendidikan Pangkep, Sabrun Jamil, menjelaskan bahwa peluncuran MPLS tahun ini secara simbolis dipusatkan di SMPN 5 Satap Bungoro dan SDN 33 Jollo, sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan bantuan seragam gratis.
“Peluncuran ini menjadi awal kegiatan MPLS tahun ajaran 2025/2026, dan program ini adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap peserta didik baru,” terangnya.
Sabrun juga menyebutkan bahwa sejak tahun 2021, Bupati MYL secara konsisten mengalokasikan anggaran untuk bantuan seragam sekolah, yang berdampak positif terhadap peningkatan angka partisipasi sekolah di Kabupaten Pangkep.
Sementara itu, Kepala UPT SMPN 5 Satap Bungoro, Andi Juliana, menyampaikan apresiasi atas bantuan ini.
“Dengan adanya bantuan ini, para orang tua siswa merasa sangat terbantu. Program ini benar-benar meringankan beban mereka,” ujarnya.