Pemkab Pangkep Kembali Raih Opini WTP, Pertahankan Prestasi 15 Kali
PANGKEP – Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pangkep menggelar pelatihan peningkatan mutu dan kualitas komoditas unggulan bagi para pelaku UMKM. Program...
PANGKEP – Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pangkep menggelar pelatihan peningkatan mutu dan kualitas komoditas unggulan bagi para pelaku UMKM. Program ini menjadi langkah strategi pemerintah daerah untuk memperkuat daya saing sektor UMKM yang selama ini menjadi penopang utama perekonomian lokal. Sebanyak 30 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha unggulan mengikuti pelatihan yang dipusatkan di PLUT Pangkep.
Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan standar kualitas produk, memperkuat penerapan sistem produksi yang higienis serta berorientasi pasar, dan memberikan pemahaman terkait Standar Nasional Indonesia (SNI) serta standar bersama lainnya. Dengan peningkatan kualitas tersebut, pelaku UMKM diharapkan mampu menghasilkan produk sesuai standar nasional sehingga lebih kompetitif di pasar yang lebih luas.
Wakil Bupati Pangkep, Abd Rahman Assagaf, yang membuka kegiatan tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang. “Kami memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha untuk bagaimana berinovasi dengan menghasilkan produk makanan laut/perikanan, pertanian, maupun perkebunan,” ujarnya.
Selama tiga hari pelatihan, peserta mendapatkan materi mulai dari peningkatan kualitas bahan baku, teknik produksi aman, pengemasan sesuai standar, hingga strategi pemasaran berbasis kualitas. Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pangkep, Asykur Abu Bakar, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memperkuat kualitas komoditas unggulan sekaligus mendorong pemberdayaan UMKM. “Pelatihan berlangsung selama tiga hari, dan setelah selesai para pelaku UMKM diharapkan membawa pulang ilmu yang dapat langsung diterapkan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk di pasar,” jelasnya.
Selain pelatihan, peserta juga akan menerima bantuan alat usaha sesuai jenis usahanya untuk mendukung peningkatan produktivitas. Pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,5 miliar dalam bentuk hibah peralatan pada tahun 2025, yang diperuntukkan bagi 204 pelaku UMKM di Pangkep. Langkah ini dinilai penting mengingat terdapat 28.523 pelaku UMKM di Kabupaten Pangkep yang terus berkembang dan membutuhkan dukungan peningkatan kapasitas.
Pemerintah berharap pelatihan ini mampu meningkatkan produktivitas, menjaga higienitas dan kualitas produk, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.
PANGKEP – Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pangkep menggelar pelatihan peningkatan mutu dan kualitas komoditas unggulan bagi para pelaku UMKM. Program...
PANGKEP – Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pangkep menggelar pelatihan peningkatan mutu dan kualitas komoditas unggulan bagi para pelaku UMKM. Program...
PANGKEP – Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pangkep menggelar pelatihan peningkatan mutu dan kualitas komoditas unggulan bagi para pelaku UMKM. Program...