Kamis, 4 Juni 2026
Kamis, 4 Juni 2026

Pangkep Tuan Rumah Gerakan Perempuan Mengaji 'Aisyiyah Sulsel

PANGKEP — Pengurus 'Aisyiyah Sulawesi Selatan menggelar Gerakan Perempuan Mengaji di Masjid Pusat Dakwah Muhammadiyah, Minggu (5/4/2026).

Kegiatan bertajuk *“Kita Tingkatkan Kualitas Gerakan Amar Ma'ruf Nahi Munkar dan Tajdid untuk Mendekatkan Diri kepada Allah SWT”* yang dihadiri Ketua Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah Sulawesi Selatan, Dr. Mahmudah, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Hj. Suriani. Peserta berasal dari Pangkep, Maros, Barru, Makassar, Gowa, dan Takalar.

Sekretaris Daerah Pangkep, Hj. Suriani, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Pangkep sebagai tuan rumah. Ia menilai kehadiran kader 'Aisyiyah menjadi energi positif dalam memperkuat nilai keagamaan dan kebersamaan di masyarakat.

Ia mengajak agar kegiatan ini tidak sekedar seremonial, namun menjadi momentum memperkuat peran perempuan dalam dakwah, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Perempuan adalah tiang keluarga sekaligus pilar bangsa. Dengan ilmu, ketulusan, dan semangat pengabdian, perempuan mampu menjadi agen perubahan yang membawa masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah. Muhammadiyah dan 'Aisyiyah dinilai sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.

“Pemerintah daerah tidak mungkin berjalan sendiri dalam memajukan masyarakat. Dukungan dan gerakan nyata dari ormas seperti 'Aisyiyah dan Muhammadiyah menjadi mitra strategis di daerah, sangat kami butuhkan agar Kabupaten Pangkep semakin maju, religius, dan sejahtera,” tutupnya.

Ketua Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah Sulawesi Selatan, Dr. Mahmudah, menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Perempuan Mengaji yang dilaksanakan PD 'Aisyiyah Pangkep, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.

“Kita bersinergi secara luas, sehingga pembangunan di Pangkep akan bersinergi dengan Aisyiyah,” katanya.

Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan diluncurkannya program Qaryah Thayyibah di Desa Bonto Manai yang diharapkan mampu melahirkan generasi yang lebih baik di masa mendatang.

“Kami melaunching dua kegiatan yaitu Qaryah Thayyibah yang dilaksanakan di Desa Bonto Manai. Ini terkait harapan Ibu Sekda bahwa kita harus bersinergi, sehingga Qaryah Thayyibah akan melahirkan generasi ke depan yang terwujud, khususnya di Pangkep,” tutupnya.

Ketua PD 'Aisyiyah Pangkep, Hj. St. Herlina, berharap kegiatan ini dapat memperkuat ukhuwah dan mendorong peran muballighat di tengah masyarakat.

“Semoga dengan Perempuan Mengaji ini semakin mempererat ukhuwah, lebih bersemangat lagi melaksanakan kegiatan di masyarakat sehingga terwujudnya visi Aisyiyah,” jelasnya.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Syawalan Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah Sulawesi Selatan, peluncuran Qaryah Thayyibah PD 'Aisyiyah Pangkep, serta pelantikan Korps Muballighat 'Aisyiyah Kabupaten Pangkep.