Sabtu, 25 Juli 2026
Sabtu, 25 Juli 2026

Pangkep Resmikan Gedung Perpustakaan Daerah dan Luncurkan Program “Pa'bicara” untuk Perkuat Budaya Literasi

PANGKEP — Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan secara resmi meresmikan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah sekaligus meluncurkan program literasi terbaru bertajuk “Pa'bicara” (Pangkep Bina Minat Baca Aksara Lontarak), dalam sebuah acara yang diadakan di Kecamatan Bungoro, Rabu, 30 Juli 2025.

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, dan dihadiri oleh berbagai pihak, seperti perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Perpustakaan Kabupaten Barru dan Maros, anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten, Bunda Literasi Kabupaten Pangkep, serta unsur Forkopimda.

Bupati Yusran dalam Perayaannya menyampaikan bahwa pembangunan gedung perpustakaan ini merupakan respon terhadap kebutuhan masyarakat akan sarana literasi yang representatif, modern, dan inklusif. Ia menegaskan bahwa perpustakaan kini tak lagi berfungsi sebagai tempat meminjam buku, namun juga sebagai pusat pembelajaran, ruang kegiatan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Dengan adanya perpustakaan ini, diharapkan minat baca masyarakat meningkat, begitu juga dengan indeks literasi dan kegemaran membaca. Kita juga meminta sekolah-sekolah agar membuat program kunjungan siswa ke perpustakaan, kantor pemerintahan, dan lokasi edukatif lainnya, termasuk saat musim panen, untuk melatih motorik anak sejak dini,” jelas Yusran.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pangkep, Muhiddin, menambahkan bahwa gedung ini merupakan bukti komitmen Pemkab dalam memperkuat indeks literasi dan membangun budaya baca di masyarakat. Menurutnya, perpustakaan ini akan menjadi episentrum pembelajaran dan pusat kajian yang mendorong inovasi dan kreativitas.

Pembangunan gedung perpustakaan ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sub bidang perpustakaan tahun anggaran 2024. Selain ribuan koleksi buku, gedung ini juga akan dilengkapi fasilitas modern seperti laboratorium komputer, ruang baca, kafe dan resto, perpustakaan milenial, serta teater mini.

Dalam rangkaian kegiatan peresmian, Bupati juga menyerahkan bantuan bahan bacaan berkualitas ke sejumlah perpustakaan kelurahan/desa, perpustakaan masjid, dan taman baca masyarakat. Tak hanya itu, bantuan perlengkapan marching band juga diberikan kepada lima sekolah menengah pertama, yaitu SMPN 1 Minasatene, SMPN 2 Labakkang, SMPN 3 Satap Balocci, SMPN 1 Liukang Tupabbiring, dan SMPN 1 Labakkang.

Kabupaten Pangkep juga menerima bantuan buku berkualitas dari Perpustakaan Nasional RI sebanyak 55.000 eksemplar, dengan nilai total mencapai Rp 291.500.000. Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel, Andi Sucianita Hatta, menyebut bahwa dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, Pangkep menjadi daerah penerima bantuan buku terbanyak.

“Bantuan ini bukan hanya tentang buku. Ini adalah investasi jangka panjang untuk membentuk masyarakat pembelajar, memperluas kesetaraan akses informasi, dan mendukung transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial,” ujarnya.