Jumat, 5 Juni 2026
Jumat, 5 Juni 2026

Pangkep Rayakan Hari Jadi ke-65 dengan Semangat Kolaborasi

PANGKEP – Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) memperingati hari jadinya yang ke-65 dengan penuh makna. Perayaan puncak yang berlangsung pada Rabu (12/2) digelar secara sederhana di Gedung A DPRD Pangkep.

Mengusung tema “Kolaborasi Berkelanjutan untuk Generasi Sehat dan Cerdas”, peringatan ini menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Tema tersebut juga selaras dengan *Asta Cita* pembangunan nasional yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto.

Pencapaian Kabupaten Pangkep

Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), dalam berbagai kesempatan menyampaikan berbagai capaian pembangunan yang telah dicapai kabupaten ini. 

- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 69,21 pada tahun 2021 menjadi 70,59 pada tahun 2023.

- Prevalensi stunting** mengalami penurunan dari 33,10% pada tahun 2021 menjadi 30% pada tahun 2024.

- Tingkat kemiskinan yang pada tahun 2021 berada di angka 14,28% turun menjadi 12,21% pada tahun 2024.

- Pertumbuhan ekonomi meningkat dari 3,46% pada tahun 2021 menjadi 4,75% pada tahun 2023.

- Tingkat kemiskinan terbuka menurun dari 5,86% pada tahun 2021 menjadi 3,99% pada tahun 2024.

“Keberhasilan ini adalah hasil kerja sama dan kolaborasi yang erat, tidak hanya antara perangkat daerah, tetapi juga dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Pusat. Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Pangkep, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya,” ujar MYL.

Program Unggulan yang Memberikan Dampak Nyata

Pemerintah Kabupaten Pangkep terus menjalankan berbagai program unggulan di bawah payung *Dasa Cita Pangkep Hebat* yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Beberapa program tersebut antara lain:

- Pendidikan: Program seragam gratis untuk seluruh siswa baru SD dan SMP, termasuk madrasah ibtidaiyah dan tsanawiyah, dengan rata-rata penerima lebih dari 12 ribu siswa setiap tahunnya.

- Kesehatan: Program Sijagai (Siap Jemput Antar Jaga dan Peduli) yang memberikan layanan kesehatan bergerak untuk masyarakat, didukung dengan pencapaian Universal Health Coverage (UHC) sebesar 97%.

- Beasiswa pendidikan: Bantuan biaya pendidikan bagi siswa yang kurang mampu dan berprestasi, dengan rata-rata 4.500 siswa menerima bantuan SPP gratis setiap tahunnya.

- UMKM dan ekonomi kreatif: Program bantuan senilai Rp2 miliar per bagi UMKM, serta pelatihan tahun berbasis kompetensi dan masyarakat melalui kolaborasi dengan Rumah Siap Kerja.

- Rehabilitasi irigasi: Peningkatan jaringan irigasi Tabo-Tabo dengan anggaran Rp60 miliar, yang kini mampu mengairi lebih dari 6 ribu hektar sawah, dua kali lipat dibandingkan sebelumnya.

“Kami berharap kolaborasi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat semakin diperkuat. Dengan posisi strategis Pangkep di kawasan Makassar (Maminasata Plus), serta kekayaan sumber daya perikanan yang melimpah, kami optimistis pembangunan berkelanjutan dapat terus berjalan menuju Indonesia Emas 2045,” tambah MYL.

Apresiasi dari Pj Gubernur Sulsel

Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Fadjry Jufry, yang bergabung secara berani, menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir langsung akibat pemantauan dampak banjir di Kota Makassar.

“Selamat Hari Jadi ke-65 bagi masyarakat Kabupaten Pangkep. Di bawah kepemimpinan Pak MYL dan jajaran Forkopimda, saya yakin Pangkep akan semakin maju,” ujarnya.

Ia juga menilai tema peringatan ini selaras dengan visi dan misi Presiden Prabowo Subianto serta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Selain itu, ia mengapresiasi Bupati MYL yang mendapat penghargaan sebagai salah satu bupati terinovatif dari Kementerian Dalam Negeri.

Sebagai rangkaian acara, usai peringatan HUT, Bupati MYL turut meninjau pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis di Puskesmas Kalabirang.