Sabtu, 25 Juli 2026
Sabtu, 25 Juli 2026

HUT ke-66, Pangkep Perkuat Sinergi Menuju Daerah Berkelanjutan

PANGKEP — Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) memasuki usia ke-66 tahun. Peringatan Hari Jadi Pangkep mengusung tema “Sinergi Wujudkan Sumberdaya Kompetitif Menuju Pangkep Hebat Berkelanjutan” yang digelar di Gedung DPRD Pangkep, Selasa (14/4/2026).

Acara puncak menampilkan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Ketua TP PKK Sulsel Naoemi Oktarina, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau, Wakil Bupati Abdul Rahman Assagaf, serta jajaran pimpinan daerah dan Forkopimda.

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa Pangkep memiliki peran strategis di kawasan Mamminasata dan terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Ia juga mengapresiasi pencapaian Pemkab Pangkep dalam menurunkan angka kemiskinan yang dinilai signifikan berdasarkan laju penurunan (delta) tahunan.

“Dan catatan kami bahwa Pangkep ini kedua menurunkan kemiskinan, luar biasa pak bupati Pangkep. Dan Pangkep ini berhasil menurunkan dengan turunnya deltanya ke dua se Sulsel,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur juga mengapresiasi inovasi lingkungan melalui kehadiran fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) yang menjadikan Pangkep sebagai daerah pertama di Sulsel dan Indonesia Timur yang memilikinya. Pada momentum HUT ini, Pemprov Sulsel turut menyalurkan bantuan keuangan sebesar Rp10 miliar serta berbagai bantuan untuk sektor pertanian, perumahan, UMKM, dan logistik kebencanaan.

Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), memaparkan capaian pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi tercatat stabil di angka 5,00 persen, dengan PDRB terbesar ketiga di Sulsel dan PDRB per kapita mencapai Rp104,70 juta pada tahun 2025. 

Di sektor sosial, angka kemiskinan menurun menjadi 11,60 persen, sementara angka harapan hidup meningkat menjadi 73,48 tahun. Capaian ini didukung inovasi layanan kesehatan seperti “Si Jagai” di wilayah daratan serta layanan puskesmas keliling di wilayah kepulauan, yang turut mendorong tercapainya Universal Health Coverage (UHC) 100 persen.

Pada sektor pendidikan, Pemkab Pangkep menyediakan seragam sekolah gratis bagi 14.281 siswa SD dan SMP serta beasiswa bagi 5.664 siswa. Selain itu, dukungan terhadap program nasional juga terus diperkuat, di antaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, pemeriksaan kesehatan gratis, penanganan TBC, perbaikan rumah tidak layak huni, serta pembentukan koperasi desa/kelurahan Merah Putih.