Kamis, 4 Juni 2026
Kamis, 4 Juni 2026

Desa Taraweang Wakili Sulsel di Penilaian Nasional Desa Berkinerja Baik Penurunan Stunting 2025

PANGKEP – Desa Taraweang, Kecamatan Labakkang, terpilih mewakili Kabupaten Pangkep sekaligus Provinsi Sulawesi Selatan pada Penilaian Desa Berkinerja Baik dalam Percepatan Penurunan Stunting 2025 oleh Kementerian Desa PDTT. Penilaian dilakukan berjenjang dari tingkat kabupaten hingga nasional, dengan tahapan verifikasi dokumen dan wawancara virtual oleh tim pusat pada 11–13 Agustus 2025.

Data Camat Labakkang, Bahri, mencatat 335 balita di Desa Taraweang, dengan 33 anak (9%) mengalami stunting, menurun dari tahun sebelumnya. Desa ini memiliki tujuh inovasi unggulan, seperti Bantuan Gizi Balita, Geriting Mantul, Garpu Bali, Dalleta Makessing, Badut Tarsan, Dewan Perak, dan Gaspol Dong.

Alokasi Dana Desa untuk program stunting mencapai Rp312 juta pada tahun 2024 dan meningkat menjadi Rp429 juta pada tahun 2025, digunakan untuk pemberian PMT, layanan ibu hamil, layanan remaja, insentif kader, pengadaan fasilitas kesehatan, hingga pemeriksaan USG.

Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Pangkep, Andi Ombong Sapada, menyebut Desa Taraweang terpilih berdasarkan enam indikator utama, termasuk kinerja Kader Pembangunan Manusia, pelaksanaan rembuk stunting, evaluasi PPS, penggunaan dana desa, dan program inovasi. Dari sembilan desa tampil baik di Pangkep, Desa Taraweang unggul bersama Desa Bontobirao dan Lanne, sebelum akhirnya mewakili Sulsel di tingkat nasional.

“Harapannya, KPM tidak hanya menginput data, tapi juga menjadi fasilitator dan motivator agar angka stunting terus menurun,” ujarnya.