Sabtu, 25 Juli 2026
Sabtu, 25 Juli 2026

Bupati Pangkep Pimpin Tanam Perdana Padi Modern PM-AAS

PANGKEP — Pemerintah Kabupaten Pangkep terus mendorong modernisasi sektor pertanian melalui pelaksanaan tanam perdana padi pola Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) tingkat Kabupaten Pangkep di Kampung Beru, Kelurahan Labakkang, Kecamatan Labakkang, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), sebagai langkah transformasi pertanian tradisional menuju sistem pertanian modern yang lebih efektif, efisien, dan produktif.

“Selama ini pola pertanian masih tradisional dan konvensional. Sekarang kita ubah dengan sentuhan peralatan dan ilmu pengetahuan,” ujar MYL.

Ia berharap penerapan teknologi pertanian modern mampu meningkatkan hasil produksi padi petani dari rata-rata 6–7 ton per hektar menjadi 9 ton per hektar, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani.

“Hasil produksi petani meningkat, perekonomian masyarakat, khususnya petani bisa lebih meningkat,” tambahnya.

Kepala Dinas Pertanian Pangkep, Muhiddin, menjelaskan bahwa program PM-AAS memadukan teknologi modern dengan pola pertanian yang selama ini diterapkan petani.

“Dulu petani kita sering menggunakan pola tanam benih langsung atau tabela. Ada pola hambur, sekarang mulai mengarah ke pola jalur,” ujarnya.

Menurutnya, modernisasi pertanian juga akan dikombinasikan dengan mekanisasi serta pola pemupukan terpadu untuk meningkatkan produktivitas hasil panen.

“Pak Bupati merealisasikan konsep ini sebagai pola kemandirian pertanian. Hanya beberapa kabupaten yang sudah melaksanakannya. Alhamdulillah respon petani cukup bagus,” ujarnya.

Pada musim tanam gadu tahun ini, target luas tanam di Kabupaten Pangkep mencapai 12 ribu hektare, dengan sekitar 20 persen yang ditargetkan telah menggunakan pola tanam benih langsung modern.