Kamis, 4 Juni 2026
Kamis, 4 Juni 2026

Aksi Bergizi dan Peringatan Hari SBH ke-40, Pemkab Pangkep Dorong Santri Jadi Pelopor Hidup Sehat

PANGKEP — Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Aksi Bergizi yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Saka Bakti Husada (SBH) ke-40, bertempat di Pondok Pesantren Asshiratal Mustaqim DDI Pangkep, Bonto Perak, Kamis (31/7/2025).

Dengan mengusung tema “Satu Tekad Aksi Nyata Sehatkan Indonesia”, kegiatan ini menjadi wujud gerakan nyata edukasi dan aksi kolektif untuk meningkatkan kesadaran remaja terhadap pentingnya hidup sehat, khususnya di lingkungan pesantren.

Wakil Bupati Pangkep, Abd Rahman Assegaf, secara resmi membuka kegiatan ini. Dalam berbagai hal, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kesehatan generasi muda.

“Ini adalah bentuk nyata kolaborasi demi masa depan anak-anak kita. Mereka adalah aset bangsa yang harus dijaga dan dibimbing sejak dini,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa remaja, khususnya remaja putri, perlu mendapatkan perhatian khusus dalam menyediakan gizi sebagai bagian dari upaya mendukung program peningkatan kecerdasan nasional anak bangsa.

Pramuka Saka Bakti Husada ini ruang cakupannya di bidang kesehatan.Ini acara luar biasa yang punya semangat besar untuk mendukung Indonesia Emas 2045, tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Pangkep, Hj. Herlina, mengungkapkan bahwa kegiatan Aksi Bergizi diisi dengan senam bersama, sarapan bergizi seimbang, serta pemberian tablet tambah darah untuk remaja putri.

“Setiap Jumat memang ada program pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri. Ini penting agar mereka bukan hanya sehat untuk belajar, tapi juga untuk menjadi ibu yang sehat di masa depan,” jelas Herlina.

Sementara itu, Ketua Panitia, dr. Muhammad Ishak, menjelaskan bahwa Aksi Bergizi merupakan program nasional yang menyasar remaja sekolah dan pesantren, bertujuan meningkatkan pemahaman akan pentingnya gizi, gaya hidup sehat, serta pencegahan anemia.

“Harapannya para santri bisa menjadi pelopor gaya hidup sehat di lingkungannya masing-masing,” ujarnya.